Amazon Investasi Rp580 Triliun untuk Infrastruktur Cloud dan AI di Empat Negara Asia Tenggara

- Jumat, 22 Mei 2026 | 14:15 WIB
Amazon Investasi Rp580 Triliun untuk Infrastruktur Cloud dan AI di Empat Negara Asia Tenggara

Amazon berkomitmen mengucurkan dana investasi senilai setidaknya 33 miliar dolar AS, atau setara dengan sekitar Rp580 triliun, untuk pengembangan infrastruktur digital di Asia Tenggara. Rencana investasi raksasa ini difokuskan pada pembangunan infrastruktur komputasi awan dan kecerdasan buatan di empat negara, yaitu Indonesia, Malaysia, Singapura, dan Thailand, dengan target penyelesaian hingga tahun 2039.

Keputusan strategis ini diumumkan perusahaan teknologi asal Amerika Serikat tersebut seiring dengan proyeksi pertumbuhan ekonomi kawasan. Amazon menilai Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara, yang terdiri dari sebelas negara anggota, berpotensi menjadi ekonomi terbesar keempat di dunia. Khusus di sektor teknologi, nilai ekonomi digital di ASEAN diperkirakan akan mencapai 560 miliar dolar AS pada tahun 2030.

“Kami sedang membangun infrastruktur, melatih tenaga kerja lokal, dan memungkinkan bisnis di seluruh wilayah untuk bersaing secara global,” ujar Kepala Urusan Global dan Hukum Amazon, David Zapolsky, dalam pernyataan resminya.

Zapolsky juga memberikan apresiasi terhadap kebijakan yang diterapkan negara-negara di Asia Tenggara. “Pemerintah di seluruh Asia Tenggara layak mendapat pengakuan atas kepemimpinan mereka yang berani dalam membentuk kebijakan dan kondisi ekonomi yang mempercepat pertumbuhan dan menarik investasi global dalam AI,” katanya.

Sementara itu, pada tahun 2025 saja, Amazon telah menggelontorkan investasi lebih dari 3 miliar dolar AS. Jumlah tersebut mencakup belanja infrastruktur dan kompensasi karyawan di berbagai lini bisnis perusahaan di Asia Tenggara.

Editor: Lia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar