Roy Keane Kecam Bruno Fernandes yang Lebih Pede Rekor Individu daripada Tim

- Selasa, 19 Mei 2026 | 20:30 WIB
Roy Keane Kecam Bruno Fernandes yang Lebih Pede Rekor Individu daripada Tim

Legenda Manchester United, Roy Keane, melontarkan kritik tajam terhadap kapten klub, Bruno Fernandes, yang dinilainya terlalu terobsesi dengan rekor individu di tengah perburuan gelar assist Liga Premier. Mantan kapten Setan Merah itu mengaku geram dengan sikap Fernandes yang disebutnya lebih mementingkan pencapaian pribadi ketimbang performa tim secara keseluruhan.

Fernandes baru saja menyamai rekor sepanjang masa jumlah assist dalam satu musim Liga Premier setelah mencatatkan assist ke-20 pada laga akhir pekan lalu. Gelandang asal Portugal itu memberikan umpan matang kepada Bryan Mbeumo yang kemudian mencetak gol ketiga dalam kemenangan 3-2 atas Nottingham Forest di Old Trafford.

Dengan torehan tersebut, Fernandes kini sejajar dengan legenda Arsenal, Thierry Henry, dan gelandang Manchester City, Kevin De Bruyne, sebagai pemilik assist terbanyak dalam satu musim kompetisi. Peluang untuk memecahkan rekor itu masih terbuka saat Manchester United bertandang ke markas Brighton & Hove Albion di Stadion Amex pada laga pamungkas musim ini, akhir pekan nanti.

Namun, di balik pencapaian itu, Keane justru menyoroti sikap Fernandes dan rekan-rekannya yang dianggap terlalu merayakan rekor individu. Dalam episode terbaru podcast Stick to Football yang disiarkan talkSPORT, Keane meluapkan kemarahannya terhadap obsesi yang ia nilai menggelikan.

“Apa yang saya dengar dari United akhir pekan lalu, jujur saja, saya sangat marah. Seluruh obrolan tentang assist Bruno. Para pemain membicarakan assist-nya,” ujar Keane dengan nada tinggi.

Keane semakin geram setelah mendengar pernyataan Fernandes dalam wawancara pascapertandingan. “Setelah pertandingan, ia diwawancarai dan ia berkata, ‘Ada beberapa kali seharusnya saya menembak tetapi saya memberikan umpan’. Kapten Manchester United, ia sendiri yang mengatakannya,” lanjut Keane.

“Bagaimana mungkin pola pikir Anda sebagai seorang pesepakbola memasuki pertandingan dan membicarakan rekor individu?” tegasnya.

Menurut Keane, menjadikan assist sebagai sorotan utama performa Manchester United adalah sesuatu yang konyol. “Dia akan tetap mendapatkan assist, tetapi menjadikan assist sebagai poin utama tentang performa Manchester United akhir pekan lalu, saya merasa geli,” kecamnya.

“Dan semua pemain yang memberikan assist merayakannya, bagaimana dengan pemain yang mencetak gol?” tanyanya sinis.

Di sisi lain, Manchester United telah memastikan finis di posisi ketiga klasemen musim ini sekaligus mengamankan tiket ke Liga Champions. Tim asuhan Michael Carrick itu akan kembali berlaga di kompetisi Eropa setelah gagal lolos pada musim lalu.

Sementara itu, Fernandes tengah menikmati musim yang impresif dengan catatan delapan gol dan 20 assist dalam 34 penampilan di Liga Premier. Penampilan konsistennya membuat pemain berusia 31 tahun itu dinobatkan sebagai Pemain Terbaik versi Football Writers’ Association (FWA).

Meskipun kontraknya bersama Manchester United akan memasuki 12 bulan terakhir pada musim panas ini, klub memiliki opsi untuk memperpanjang masa baktinya selama satu tahun lagi.

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Tags