Pelatih Timnas Brasil, Carlo Ancelotti, buka suara mengenai keputusannya mencoret Joao Pedro dari skuad Piala Dunia 2026, meskipun sang striker baru saja dinobatkan sebagai pemain terbaik Chelsea musim ini. Keputusan itu diambil setelah melalui serangkaian pertimbangan teknis dan kebutuhan tim selama turnamen bergengsi tersebut berlangsung.
Joao Pedro tidak masuk dalam daftar 26 pemain yang akan membela Brasil di Piala Dunia 2026. Langkah ini cukup mengejutkan publik, terutama karena pemain berusia 24 tahun itu baru saja meraih penghargaan Pemain Terbaik Chelsea setelah mengumpulkan lebih dari 60 persen suara dalam jajak pendapat daring yang digelar klub. Pada musim debutnya bersama The Blues, ia mencatatkan 20 gol di seluruh kompetisi sebuah pencapaian yang sulit diabaikan.
Meski demikian, Ancelotti memilih nama-nama lain untuk mengisi lini depan tim Samba. Ia mengakui bahwa keputusan tersebut tidak mudah, terutama melihat performa impresif Joao Pedro di Eropa.
“Kami sedih untuk Joao Pedro. Melihat musim yang dia jalani di Eropa, dia mungkin layak masuk daftar ini. Namun, dengan penuh pertimbangan dan rasa hormat, kami memilih pemain lain,” ujar Ancelotti.
Pelatih asal Italia itu menegaskan bahwa banyak faktor yang turut dipertimbangkan, mulai dari karakteristik individu pemain hingga kebutuhan taktik selama turnamen. Ia juga menyoroti perbedaan tantangan antara bermain di Eropa dan Amerika Selatan, termasuk jadwal padat, perjalanan jauh, serta kondisi cuaca yang kerap menjadi ujian tersendiri.
Di sisi lain, Joao Pedro menanggapi keputusan tersebut dengan kepala dingin. Meski mengaku kecewa, ia menerima kenyataan itu dengan lapang dada.
“Saya selalu berusaha memberikan yang terbaik setiap saat. Sayangnya, saya belum bisa mewujudkan mimpi untuk mewakili negara saya di Piala Dunia. Namun, saya tetap tenang dan fokus seperti biasanya,” tulisnya di akun Instagram pribadi.
Dalam unggahan yang sama, ia menambahkan bahwa kebahagiaan dan kekecewaan merupakan bagian tak terpisahkan dari sepak bola. Joao Pedro juga menyampaikan doa dan dukungannya agar Timnas Brasil mampu membawa pulang gelar dunia keenam.
Brasil sendiri akan memulai perjalanan mereka di Piala Dunia 2026 dengan menghadapi Maroko di New Jersey pada 13 Juni. Setelah itu, Selecao dijadwalkan bertemu Haiti dan Skotlandia di Grup C.
Artikel Terkait
Deco Bertemu Agen Epic Sports Bahas Dinamika Pasar, Bukan Transfer Pemain Tertentu
Roy Keane Kecam Bruno Fernandes yang Lebih Pede Rekor Individu daripada Tim
Maxwell Souza Tak Masuk Skuad Persija Lawan Persib, Spekulasi Kepindahan ke Bandung Menguat
Veda Ega Pratama Kokoh di Puncak Pembalap Asia Moto3 2026, Finis Kedelapan di Catalunya