Peristiwa tersebut mendorong Jenderal AH Nasution yang saat itu menjabat sebagai Menteri Pertahanan dan Keamanan Indonesia membentuk pasukan khsusus yang bertugas melindungi dan menjaga jiwa kepala negara dan keluarganya.
Melaui SK No 211/PLT/1962 tanggal 6 Juni 1962 dibentuk pasukan bernama Resimen Tjakrabirawa yang dipimpin Brigjen. Moh. Sabur dengan wakil, Kolonel CPM Maulwi Saelan.
Sumber: viva
Artikel Terkait
Fee Rp8 Miliar dan Potongan Pajak Rp60 Miliar di Balik OTT KPP Jakarta Utara
Minyak Venezuela: Ambisi AS yang Bisa Guncang Pasar Energi Global
Indonesia Blokir Grok, Jadi Negara Pertama yang Larang Chatbot Kontroversial Elon Musk
Elon Musk Gempur AI dengan Pusat Data Rp336 Triliun di Mississippi