Pemerintah Jepang bersiap mengambil langkah darurat lagi. Rencananya, mereka akan kembali melepas cadangan minyak nasional pada Mei 2026 mendatang. Langkah ini diambil karena situasi di Selat Hormuz masih belum pulih pasokan minyak dari sana tetap terhambat.
Menurut laporan Reuters yang dirilis Sabtu lalu, volume yang akan dilepas cukup signifikan. Kira-kira setara dengan konsumsi minyak Jepang selama 20 hari penuh.
Lalu, bagaimana dengan kondisi di lapangan? Memang, Iran dan Amerika Serikat dikabarkan sudah sepakat gencatan senjata untuk dua minggu ke depan. Tapi itu belum cukup. Hingga kini, belum ada sinyal jelas bahwa Iran akan membuka blokade yang mereka terapkan di selat strategis tersebut.
Ini masalah besar. Jangan lupa, sebelum konflik memanas pada akhir Februari 2026, hampir seperlima dari ekspor minyak dunia melewati jalur sempit itu. Gangguan di sana langsung menggoyang pasar global.
Artikel Terkait
Indonesia Dorong Sistem Royalti Digital Global yang Lebih Adil di Forum ASEAN
Prabowo: Kekuatan Bangsa Berakar dari Penghormatan pada Budaya Sendiri
Pemerintah dan TNI Turun Tangan Tangkal Ledakan Populasi Ikan Sapu-sapu di Sungai Ciliwung
DPR Klaim Pengadaan Motor Listrik BGN Sesuai Prosedur Anggaran 2025