Zohran Mamdani kini resmi memimpin New York City. Ia baru saja dilantik sebagai Wali Kota ke-112 kota itu, sebuah pencapaian yang tak biasa. Bukan hanya karena ia seorang imigran dari Uganda, tapi juga karena ini kali pertama seorang muslim memegang jabatan tertinggi di balai kota Big Apple.
Pelantikannya sendiri punya nuansa yang khas. Berlangsung dini hari Kamis (1/1/2026) waktu setempat, acara itu digelar di sebuah stasiun kereta bawah tanah tua di Manhattan yang sudah lama mati. Di bawah langit-langit berubin yang melengkung dan lampu gantung kuningan, Mamdani mengangkat sumpah dengan tangan menempel pada Al-Quran.
"Ini benar-benar suatu kehormatan dan hak istimewa seumur hidup,"
ucapnya sesaat setelah upacara usai.
Kemenangannya memang mengejutkan banyak pihak. Saat masih jadi anggota dewan negara bagian dari Queens, ia berhasil menang telak dalam pemilihan pendahuluan Demokrat musim panas lalu. Kampanyenya fokus pada isu keterjangkauan hidup warga biasa. Janjinya jelas: program penitipan anak universal, pembekuan sewa untuk sekitar dua juta penyewa, dan layanan bus kota yang cepat dan gratis.
Artikel Terkait
Bayi di Atu Payung Ternyata Sehat, Tim Medis Tempuh 14 Jam Lewat Medan Terjal
Di Stasiun Bawah Tanah yang Sunyi, Zohran Mamdani Angkat Sumpah di Atas Al-Qur’an sebagai Wali Kota New York
Pertengkaran Asmara Picu Tabrakan Beruntun Lima Mobil di Malam Tahun Baru Serpong
Manuver Mendahului di Jalan Tanjungsari Berujung Maut