MURIANETWORK.COM - Sejumlah perkembangan penting terjadi di Ibu Kota pada Minggu (22 Februari). Berita hari ini didominasi oleh persiapan menyambut bulan suci Ramadhan, mulai dari penjualan tiket kereta Lebaran yang sudah dimulai, agenda festival kuliner, hingga tips keamanan pangan untuk takjil. Selain itu, terdapat pula pernyataan dari Wakil Gubernur DKI Jakarta mengenai fokus pembangunan tahun ini.
Antusiasme Mudik: 480 Ribu Tiket Kereta Lebaran 2026 Ludes Terjual
Persiapan mudik Lebaran 2026 tampaknya sudah mulai bergulir. PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 1 Jakarta mencatat, sebanyak 480 ribu tiket untuk periode angkutan Lebaran 11 Maret hingga 1 April 2026 telah terjual. Angka ini menunjukkan antusiasme masyarakat yang tetap tinggi untuk pulang kampung menggunakan moda transportasi massal.
Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, menjelaskan kapasitas yang disediakan dari wilayah operasinya. "Terdapat sekitar 98 ribu tempat duduk untuk keberangkatan dari wilayah Daop 1 Jakarta, khususnya dari Stasiun Gambir dan Stasiun Pasar Senen pada tanggal-tanggal tertentu menjelang masa puncak arus mudik," jelasnya.
Fokus Pemerintah: Perkuat Implementasi Program Pembangunan
Sementara itu, dalam agenda Safari Ramadan di Jakarta Selatan, Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menekankan bahwa tahun ini menjadi momentum untuk memperkuat eksekusi program-program pembangunan. Fokusnya adalah pada kebijakan yang dampaknya dapat langsung dirasakan oleh masyarakat.
“Tahun ini adalah tahun penguatan program. Kami ingin memastikan setiap kebijakan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga Jakarta,” tutur Rano Karno.
Ramadhan di Jakarta: Dari Bazar Takjil Hingga Festival Kuliner
Menyambut Ramadhan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah mengagendakan Festival Kuliner yang rencananya digelar pada 7-8 Maret 2026. Agenda ini diharapkan dapat memeriahkan bulan suci sekaligus mendukung pelaku ekonomi kreatif di bidang kuliner.
Kepala Bidang Ekonomi Kreatif Dinas Parekraf DKI Jakarta, Puji Astuti, mengonfirmasi rencana tersebut. "Tahun ini, Pemprov DKI melalui Dinas Parekraf akan melaksanakan Festival Kuliner. Untuk tanggalnya, masih didiskusikan, rencana tanggal 7-8 Maret 2026," ujarnya.
Potensi ekonomi dan budaya selama Ramadhan juga diamati oleh anggota dewan. Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Muhammad Al Fatih, menilai bazar takjil yang marak selama bulan puasa berpotensi menjadi destinasi ikonik Jakarta. Menurutnya, geliat UMKM di sektor ini sangat besar dan tidak boleh dipandang sebagai aktivitas musiman belaka.
Kiat Praktis Memilih Takjil yang Aman dan Sehat
Di tengah semaraknya bazar takjil, aspek keamanan pangan menjadi perhatian utama. Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Jakarta memberikan sejumlah panduan praktis bagi masyarakat dalam memilih takjil. Kepala BBPOM Jakarta, Sofiyani Chandrawati, menyarankan untuk mengutamakan takjil yang masih segar dan disajikan dalam kondisi tertutup.
Lebih lanjut, Sofiyani juga mengingatkan untuk waspada terhadap ciri-ciri makanan yang tidak layak konsumsi. Masyarakat disarankan menghindari makanan berbau asam atau apek, serta yang memiliki warna terlalu mencolok dan tidak wajar. Pemilihan penjual yang menjaga kebersihan diri dan lingkungan tempat berjualan juga menjadi faktor krusial untuk memastikan keamanan santapan saat berbuka puasa.
Artikel Terkait
Pemprov DKI Awasi Lapangan Padel di Cilandak Usai Keluhan Kebisingan Warga
Kemacetan Parah Landa Sejumlah Ruas Tol Jakarta Pagi Ini
Harga Emas Batangan di Pegadaian Stabil pada Pembukaan Senin
Gempa M 7,1 Guncang Sabah Malaysia, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami