"Akhirnya, keponakan saya memanggil saudara laki-laki saya untuk menghadapi ibu ini. Saat saudara saya datang, ibu itu mulai takut, tapi masih marah-marah dan mengatakan agar tidak ikut campur. Saudara saya berpura-pura pergi untuk melapor ke RT dan ibu itu marah," jelas Zahro.
"Sambil marah, dia mengambil makanan dari toples dan memasukkannya ke tisu. Karena takut menghadapi saudara saya yang laki-laki, dia pergi, tapi sempat melempar biskuit," lanjutnya.
Sambil berjalan pergi, ibu tersebut terus berteriak dan memaki Zahro sebagai wanita berdosa.
"Sambil pergi, dia mengatakan saya berdosa karena dia adalah malaikat dan mengancam akan membalikkan rumah saya. Dia berani karena tidak ada laki-laki di rumah, dan meminta Rp 1 juta berkali-kali, serta menghina saya," ungkap Zahro.
Terakhir, Zahro mengatakan bahwa ibu tersebut sudah sekitar enam hingga tujuh kali datang ke rumahnya dan selalu meminta lebih meskipun sudah diberi uang.
Ia dan keluarganya pun bingung bagaimana cara menghadapi ibu ini.
"Kami bingung langkah apa yang harus diambil," ujarnya.
Sumber: kumparan
Artikel Terkait
Bauran Energi Hijau Indonesia Sentuh 15,75 Persen di 2025
Defisit APBN 2025 Sengaja Dibesarkan, Purbaya: Biar Ekonomi Tak Morat-Marit
Mendagri Izinkan Warga Gunakan Kayu Banjir untuk Bangun Rumah, Asal Tak Dijual
Prabowo Siap Sambangi Forum Ekonomi Dunia di Davos 2026