Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di zona merah pada perdagangan Rabu, 13 Mei 2026, dengan penurunan signifikan sebesar 135,58 poin atau 1,98 persen ke level 6.723,32. Pelemahan ini terjadi di tengah tekanan jual yang cukup dominan sepanjang sesi kedua.
Data perdagangan mencatat sebanyak 260 saham berhasil menguat, sementara 428 saham lainnya terpaksa melemah, dan 271 saham stagnan. Volume transaksi yang tercatat mencapai 36,61 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp19,31 triliun, serta frekuensi perdagangan sebanyak 2,27 juta kali transaksi. Kapitalisasi pasar atau market cap tercatat senilai Rp11.825 triliun.
Mayoritas indeks sektoral bergerak di zona merah, namun dua sektor berhasil mencatatkan penguatan. Sektor transportasi memimpin dengan kenaikan 4,89 persen, diikuti sektor industri yang menguat 1,26 persen. Sementara itu, sektor-sektor lainnya tertekan dan menjadi pendorong utama pelemahan IHSG.
Di antara saham-saham yang menjadi top gainers, PT Mitra Energi Persada Tbk (KOPI) mencatat kenaikan tertinggi sebesar 24,56 persen ke level Rp284. Disusul oleh PT Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari Tbk (ELPI) yang naik 22,70 persen ke Rp2.000, dan PT Perdana Bangun Pusaka Tbk (KONI) yang menanjak 18,12 persen ke Rp3.390.
Di sisi lain, saham-saham yang masuk dalam jajaran top losers antara lain PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) yang melemah 14,85 persen ke Rp4.300, PT Sillo Maritime Perdana Tbk (SHIP) yang merosot 14,84 persen ke Rp2.180, serta PT Prime Agri Resources Tbk (SGRO) yang turun 14,67 persen ke Rp3.140. Pelemahan harga saham-saham tersebut turut memperberat laju indeks pada hari itu.
Artikel Terkait
Kemenhaj Larang City Tour dan Ziarah Jelang Puncak Haji Armuzna
Nadiem Makarim Dituntut 18 Tahun Penjara dalam Kasus Korupsi Pengadaan Chromebook
Hampir 200.000 Anak Terpapar Judi Online, 80.000 di Antaranya Masih di Bawah 10 Tahun
Menteri Pertanian Pastikan Cadangan Beras Cukup Hingga Maret 2027 Meski Hadapi Ancaman El Nino