Saksi Sebut Ada Orang Tak Dikenal Datangi Rumah Istri Kepala Cabang Bank Sebelum Suaminya Tewas

- Senin, 11 Mei 2026 | 19:40 WIB
Saksi Sebut Ada Orang Tak Dikenal Datangi Rumah Istri Kepala Cabang Bank Sebelum Suaminya Tewas

Istri Kepala Cabang Bank di Jakarta yang meninggal, Ilham Pradipta, mengungkapkan adanya laporan mengenai seseorang yang sempat mendatangi rumahnya di kawasan Bogor. Informasi itu ia peroleh dari tetangga, bukan dari pengamatan langsung. Keterangan tersebut disampaikan Puspita Aulia saat menjadi saksi tambahan dalam sidang di Pengadilan Militer Jakarta II-08, Jakarta Timur, Senin (11/5/2026).

Dalam persidangan, majelis hakim menggali keterangan Puspita terkait kemungkinan adanya aktivitas mencurigakan di sekitar kediamannya menjelang peristiwa yang menimpa suaminya. Hakim bertanya apakah ia melihat ada kendaraan asing yang diparkir atau seseorang yang memantau rumahnya sebelum tanggal 20.

Puspita menjawab bahwa ia mendapat laporan dari tetangga di rumah yang berlokasi di Bogor. Rumah tersebut, menurut dia, merupakan tempat tinggal orang tua almarhum suaminya dan masih tercantum sebagai alamat di Kartu Tanda Penduduk (KTP) mereka. “Kebetulan suami saya di daerah Bogor, karena dulu itu kami tinggal di rumah orang tua almarhum, jadi KTP kami masih menggunakan alamat itu,” jelasnya.

Hakim kemudian mendalami kapan tepatnya orang tersebut datang berdasarkan informasi dari tetangga. Puspita memperkirakan kedatangan itu terjadi dua hingga tiga hari sebelum tanggal 20. Meski demikian, ia mengaku tidak mengetahui secara pasti waktu kejadian tersebut. “Pastinya nggak, cuma memang berdekatan, Pak, waktunya. Berdekatan antara tanggal 20 dengan informasi mungkin sekitar 2 atau 3 hari sebelumnya,” ujarnya.

Sementara itu, Puspita dan ayahnya yang merupakan mertua dari Ilham Pradipta dihadirkan sebagai saksi tambahan untuk memperkuat keterangan dalam persidangan. Keterangan mereka diharapkan dapat memberikan gambaran lebih jelas mengenai rangkaian peristiwa sebelum kematian Ilham.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar