Kamaruddin Simanjuntak Dikabarkan Sedang Jalani Pengobatan, Beredar Ajakan Doa untuk Kesembuhannya

- Senin, 11 Mei 2026 | 14:45 WIB
Kamaruddin Simanjuntak Dikabarkan Sedang Jalani Pengobatan, Beredar Ajakan Doa untuk Kesembuhannya

Kondisi pengacara Kamaruddin Simanjuntak pasca jatuh sakit menjadi perbincangan di media sosial. Kabar terbaru menyebutkan bahwa pria yang dikenal luas karena keberaniannya mengungkap kasus pembunuhan berencana Brigadir J atau Nofriansyah Yosua Hutabarat itu kini tengah menjalani proses pengobatan.

Informasi mengenai kondisi Kamaruddin disebarluaskan oleh akun Facebook Evata Kasih. Dalam unggahan tersebut, tampak bahwa pengacara berusia 50 tahun itu masih dalam tahap pemulihan. Pemilik akun menuliskan ajakan untuk mendoakan kesembuhan Kamaruddin, terutama setelah sempat beredar kabar yang menyebutkan bahwa ia meninggal dunia.

"Keadaan pengacara Kamaruddin Hendra Simanjuntak sekarang. Dalam proses pengobatan. Kita doakan supaya Bapak Kamaruddin semakin sehat, setelah kemarin heboh dikabarkan meninggal," tulis Evata Kasih dalam unggahan yang dikutip pada 11 Mei 2026.

Dalam tulisannya, pemilik akun juga menyoroti sepak terjang Kamaruddin sebagai sosok pengacara yang berani. Ia dinilai tidak segan membela kebenaran dan tidak memprioritaskan bayaran saat membantu masyarakat kecil. "Mari kita doakan pengacara pembela kebenaran. Tuhan Yesus memberikan kesembuhan untuk Bapak Kamaruddin semakin sehat dan pulih. Amin," tutup pemilik akun.

Sementara itu, profil Kamaruddin Simanjuntak mencatat bahwa ia merupakan mantan pengacara Brigadir J. Pria dengan nama lengkap Kamaruddin Hendra Simanjuntak lahir pada 21 Mei 1974 di Siborongborong, Tapanuli Utara, Sumatera Utara. Ia merupakan anak dari pasangan Midian Simanjuntak dan Nurmaya br. Pardede, serta menempuh pendidikan di SMA Negeri 1 Siborongborong.

Setelah lulus, Kamaruddin merantau ke Jakarta dan sempat menjalani kehidupan yang penuh perjuangan. Ia diketahui pernah tinggal di kolong jembatan di daerah Klender karena tidak memiliki uang untuk membayar kos. Perjalanan hidupnya yang keras itu kemudian membentuk karakter keras dan pantang menyerah yang melekat pada dirinya hingga kini.

Editor: Redaksi MuriaNetwork

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar