Sementara itu, nilai ekspor dari Indonesia ke Israel sepanjang tahun lalu mencapai 165,77 juta dolar AS (Rp2,6 triliun), setara 1,83 persen dari total ekspor Indonesia ke Timur Tengah.
Adapun komoditas yang paling banyak diekspor Indonesia ke Israel yaitu lemak dan minyak hewan atau nabati, alas kaki, serta mesin dan perlengkapan elektrik serta bagiannya.
Untuk itu, jika dilihat berdasarkan nilai surplusnya, Indonesia mencatatkan nilai surplus neraca dagang lebih besar dengan Iran, yaitu sebesar 183,41 juta dolar AS (Rp2,9 triliun). Sementara nilai surplus neraca dagang Indonesia dengan Israel hanya mencapai 143,84 juta dolar AS (Rp2,2 triliun).
Sumber: rmol
Artikel Terkait
Canva Akuisisi Dua Startup untuk Perkuat AI dan Otomatisasi Pemasaran
BMKG Peringatkan Puncak Musim Kemarau Kering dan Risiko Karhutla Meningkat
Anthropic Pertimbangkan Rancang Chip AI Sendiri di Tengah Lonjakan Pendapatan
Bank Dunia Proyeksikan Pertumbuhan Vietnam dan Thailand Anjlok Imbas Konflik Timur Tengah