Target Renovasi 152 Rumah Kumuh di Menteng Tenggulun Ditargetkan Rampung Juni 2026

- Sabtu, 25 April 2026 | 00:00 WIB
Target Renovasi 152 Rumah Kumuh di Menteng Tenggulun Ditargetkan Rampung Juni 2026

Jakarta, IDXChannel Ada target yang lumayan ketat buat proyek renovasi rumah kumuh di Menteng Tenggulun, Menteng, Jakarta Pusat. Sebanyak 152 unit rumah ditargetkan kelar pada 15 Juni 2026. Bukan cuma rumah, proyek ini juga mencakup penataan fasilitas lingkungan jalan, tempat ibadah, jembatan, toilet, sampai area parkir.

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait atau yang akrab disapa Ara bilang, percepatan proyek percontohan yang dinamai Kampung Gotong Royong ini jadi prioritas. Soalnya, makin cepat selesai, makin cepat juga manfaatnya dirasakan warga.

"Target selesai renovasi rumah tak layak huni di Menteng Tenggulun ini ditargetkan 15 Juni," ujar Ara saat meninjau langsung lokasi proyek, Jumat (24/4/2026).

Nah, sampai sekarang progres pengerjaan sudah mencapai 11,89 persen. Dari total 152 rumah, 101 unit lagi dalam tahap renovasi. Dua unit sudah rampung, sementara 49 unit lainnya bakal mulai dikerjakan dalam waktu dekat. Lumayan sih, tapi masih panjang juga jalannya.

Yang menarik, proyek ini dijalankan tanpa pakai dana APBN. Skemanya gotong royong dari berbagai pihak. Misalnya, sejumlah bank yang tergabung dalam komunitas Ladies Banker ikut membina puluhan UMKM setempat. Lalu, puluhan arsitek dari Ikatan Arsitek Jakarta terlibat sukarela dari perencanaan sampai desain. Jadi, ini semacam kerja bareng, bukan proyek pemerintah biasa.

Meski optimistis target bisa tercapai, Ara juga ngasih peringatan. Menurut dia, yang paling krusial justru setelah renovasi selesai. Jangan sampai kawasan itu balik lagi jadi kumuh gara-gara aktivitas warga yang nggak tertata.

"Yang paling sulit dari ini adalah sesudah ini. Saya sangat yakin lebih sulit sesudah ini daripada membangun dan berinovasi. Karena kita sering hanya bisa membangun, kita hanya sering bisa berinovasi, tapi sesudah itu kita gagal mempertahankan visi yang tadi kita sampaikan," katanya.

Jadi, intinya bukan cuma soal bikin baru, tapi juga soal menjaga. Dan itu, menurut Ara, tantangan yang lebih berat.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar