Di sisi lain, dari segi politik, kedua pemimpin sepakat untuk memperkuat struktur multilateral. Mereka juga berkomitmen untuk saling menghormati dan terus berupaya mewujudkan perdamaian. Poin penting lainnya adalah soal keamanan kawasan.
"Stabilitas kawasan jadi perhatian bersama. Semua pihak harus bisa merasakan manfaatnya, terutama Indonesia dan Rusia," tambah Sugiono.
Undangan ini tentu menarik perhatian. Menunjukkan dinamika diplomasi Indonesia di panggung global, sekaligus membuka babak baru dalam hubungan bilateral dengan salah satu kekuatan dunia. Kita lihat saja bagaimana kelanjutannya.
Artikel Terkait
Gadis 14 Tahun Lolos SNBP ke Farmasi Unair Tanpa Jalur Akselerasi
Borneo FC Siap Hadapi Tujuh Laga Final untuk Kejar Persib di Puncak Klasemen
Gubernur DKI Pasang CCTV di Seluruh JPO untuk Tangkal Pencurian Besi
Gubernur DKI Pramono Anung Dukung Tindakan Tegas Atas Aksi Premanisme di Jakarta