“Ini harapan bagi kami. Coach Hamee membawa pemain-pemain terbaik yang dia miliki. Dan kami hanya mengikuti strategi kami: memberikan kesempatan kepada semua orang,” jelas Souto.
“Empat belas pemain baru ini melakukannya dengan luar biasa. Jadi saat ini kami punya kurang lebih 30 pemain di sekitar tim. Itu belum termasuk dua pemain kunci yang cedera, Ipul dan Evan Soumilena,” tutup pelatih berusia 44 tahun itu.
Kekalahan ini, meski pahit, tetap meninggalkan jejak positif. Performa para pemain muda tadi menunjukkan bahwa masa depan futsal Indonesia masih cerah. Mereka berani dan mampu bersaing di panggung final.
Sementara bagi Thailand, kemenangan ini menegaskan kembali dominasi mereka. Gelar juara ke-17 di Piala AFF Futsal semakin mengukuhkan Thailand sebagai kekuatan utama futsal Asia Tenggara. Mereka memang masih yang teratas.
Artikel Terkait
Bareskrim Bongkar Pabrik Gas N2O Ilegal Whip Pink Beromzet Miliaran Rupiah
IFG Life Telah Bayarkan Klaim Rp7,5 Triliun ke Mantan Nasabah Jiwasraya
Pemprov DKI Gelar Pembersihan Ikan Sapu-sapu Serentak di Lima Kota
Pemerintah Batalkan Wacana Sistem War Tiket untuk Haji