Kasus meninggalnya bocah berinisial NS (13) di Sukabumi ternyata punya catatan kelam sebelumnya. Polisi mengungkap, ibu tirinya, TR, pernah dilaporkan karena diduga menganiaya anak itu. Laporan itu masuk ke polisi pada 2024.
Namun begitu, laporan tersebut akhirnya berakhir damai. Kapolres Sukabumi AKBP Samian membenarkan hal ini saat dikonfirmasi, Rabu (25/2/2026).
"Terkait dengan penganiayaan yang diderita oleh korban anak, NS, ini sudah terjadi beberapa tahun yang lalu. Seperti di tanggal 4 November 2024 itu pernah ada juga laporan, namun laporan itu sudah kita proses dan ada perdamaian dan itu tentunya akan kita dalami lagi, akan kita tindaklanjuti,"
ujar Samian.
Sayangnya, perdamaian itu tak menyelamatkan nyawa NS. Dari pendalaman polisi pasca kematiannya, terungkap bahwa kekerasan yang dialami NS sudah berlangsung lama. Sejak 2023, bocah itu sudah merasakan siksaan.
Keterangan itu didapat dari korban sendiri sebelum akhirnya tutup usia. "Sebelumnya, hasil dari keterangan korban NS pada saat di LP yang 2024, 2023 juga mengalami kekerasan yang sama. Ya kekerasan yang dialami ya kekerasan fisik biasa, seperti dijewer, ditampar, dicakar, seperti itu, selama tinggal bersama dengan TR ini,"
jelas Samian lagi.
Yang membuat pilu, ayah kandung NS ternyata mengetahui kondisi anaknya. Menurut Samian, justru sang ayah yang melaporkan penganiayaan itu pada November 2024 silam. "Ya tentunya ayah kandung tahu, karena pada saat kejadian 4 November 2024 sebagai pelapor adalah ayah kandung,"
tuturnya.
Kini segalanya sudah terlambat. NS meninggal dunia, dan TR resmi ditetapkan sebagai tersangka. Jerat hukumnya adalah Pasal 80 juncto Pasal 76C Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak. Sebuah pasal yang datang setelah segalanya berakhir tragis.
Artikel Terkait
Erick Thohir Sambut Positif Shin Tae-yong Latih Persija, Targetkan Liga Indonesia Tembus 10 Besar Asia
Empat Prajurit TNI Divonis Hari Ini dalam Kasus Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS
Trump Peringatkan Netanyahu: Israel Bisa Berjuang Sendirian Jika Perang dengan Iran Berlanjut
Ole Romeny Dinobatkan sebagai Pemain Terusung Usai Gol Tunggal Bawa Timnas Indonesia Kalahkan Mozambik