Hujan baru saja reda di Tegal, membuat jalanan di jalur Pantura masih basah dan licin. Di tengah kondisi seperti itu, sebuah mobil Toyota Kijang Innova bernopol G 1301 YZ justru melaju kencang. Menurut sejumlah saksi, laju kendaraan itu terlihat tak wajar.
“Mobilnya kencang dari arah barat. Pas di tikungan itu sepertinya hilang kendali, mungkin karena licin juga habis hujan, langsung oleng ke kiri nabrak pohon sama pagar kantor BMKG,”
Demikian penuturan Kasnawi, seorang warga yang melihat langsung kejadian itu. Ia menggambarkan momen kritis sebelum benturan terjadi.
Akibatnya bisa ditebak. Mobil minibus itu pun keluar jalur. Dengan hentakan keras, bagian depannya menghantam sebuah pohon peneduh di pinggir jalan sebelum kemudian menerobos pagar tembok kantor Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kota Tegal. Bodi depan ringsek parah. Roda-roda terpelintir. Pecahan kaca dan serpihan pagar bertebaran di aspal yang masih basah.
Untungnya, cerita ini tidak berakhir tragis. Pengemudi mobil dilaporkan selamat. Ia hanya mengalami luka-luka ringan meski harus menyaksikan kendaraannya rusak berat.
Kejadian yang berlangsung cepat ini sempat membuat kacau arus lalu lintas. Kendaraan yang melintas di jalur menuju Semarang terpaksa melambat. Banyak pengendara penasaran, ingin melihat dari dekat kondisi mobil yang nyaris hancur itu. Petugas kepolisian pun bergegas datang untuk mengamankan TKP dan mengurai kemacetan.
Kini, proses penyelidikan sudah diambil alih unit laka lantas. Mereka masih mendalami penyebab pasti insiden tunggal ini. Apakah murni kesalahan pengemudi yang kurang konsentrasi di tikungan licin? Atau jangan-jangan ada masalah teknis pada mobilnya? Pertanyaan itu masih perlu jawaban yang jelas.
Yang pasti, kejadian di Tegal ini kembali mengingatkan betapa bahayanya mengemudi dengan kecepatan tinggi, apalagi saat jalanan dalam kondisi tak bersahabat.
Artikel Terkait
Belanja Daring Makin Dominasi Gaya Hidup, INFOBRAND Forum 2026 Soroti Strategi Marketplace Bertahan di Tengah Persaingan Digital
Penjaga Pantai Italia Temukan 10 Jenazah Migran Akibat Kecelakaan Kapal di Perairan Malta
Bidan di Situbondo Tewas Dibanting Batu oleh Suami, Cemburu Buta Jadi Motif Pembunuhan
Pertamina Tangani Kebocoran Pipa Gas di Bekasi Kurang dari 90 Menit