Efeknya sudah terasa. Harga minyak melambung tinggi, sementara rantai pasok global terguncang hebat. Bagi banyak anggota ASEAN yang bergantung pada impor minyak dari kawasan itu, ini masalah serius.
Makanya, selain mendorong dialog, ASEAN juga menekankan pentingnya keamanan pelayaran. Mereka minta Selat Hormuz harus segera dibuka untuk transit kapal yang aman, lancar, dan berkelanjutan.
Memang, sempat ada secercah harapan ketika gencatan senjata dua minggu disepakati pekan lalu. Tapi dengan negosiasi yang kembali buntu, kesepakatan rapuh itu terancam bubar. Sekarang, semua mata tertuju pada langkah AS dan Iran selanjutnya.
Artikel Terkait
Putin Sambut Prabowo di Kremlin, Tekankan Kemitraan Strategis Indonesia-Rusia
Timnas U-17 Indonesia Bantai Timor Leste 4-0 di Pembuka Piala AFF
Mendagri Tito Soroti Pengawasan Dana Otsus dan Keistimewaan, Sorot DIY Sebagai Model
Ekonom UI Proyeksikan Pertumbuhan Kuartal I 2026 Capai 5,54%, Tapi Peringatkan Pelemahan Daya Beli