Cuaca Ekstrem Tak Ganggu Pasokan Ikan di Banjarmasin Berkat Cold Storage

- Senin, 13 April 2026 | 22:00 WIB
Cuaca Ekstrem Tak Ganggu Pasokan Ikan di Banjarmasin Berkat Cold Storage

Oleh: Nabila


BANJARMASIN Cuaca sedang tak bersahabat. Gelombang tinggi dan angin kencang memaksa sebagian besar kapal nelayan besar untuk tetap tertambat di Pelabuhan Perikanan Banjarmasin. Otoritas pelabuhan pun berhati-hati. Mereka tak lagi mengeluarkan Surat Persetujuan Berlayar (SPB) bila prediksi cuaca dinilai mengancam keselamatan awak kapal.

Lalu, bagaimana dengan stok ikan? Jangan khawatir. Berkat teknologi penyimpanan dingin atau cold storage, persediaan ikan laut di pelabuhan ternyata masih aman. Kebutuhan warga Banjarmasin, bahkan seantero Kalimantan Selatan, masih bisa dipenuhi tanpa masalah besar. Yang menarik, harga-harga di tingkat konsumen juga relatif tak bergejolak.

Ikan peda, misalnya, masih dijual sekitar Rp33.000 per kilogram. Untuk tenggiri, harganya berkisar Rp70.000. Sementara itu, teri dan bawal masing-masing ada di banderol Rp30.000–Rp34.000 dan Rp33.000–Rp37.000. Cukup stabil, bukan?

Menurut Ahmad Jaki, Kepala UPTD Pelabuhan Perikanan Banjarmasin, kapasitas cold storage yang ada saat ini terbilang mencukupi.

"Stok ikan di pelabuhan kami masih cukup untuk melayani masyarakat, khususnya di Kota Banjarmasin," ujarnya saat ditemui Senin (13/4/2026).

"Perkiraan stok di cold storage sekitar 335 ton. Sementara harga di pelabuhan juga relatif stabil," tambah Jaki.

Di sisi lain, teknologi ini memang punya banyak keunggulan. Ikan yang disimpan di cold storage bisa bertahan lama, mulai dari enam bulan hingga setahun, tanpa kehilangan nutrisinya. Praktis, kan? Selain itu, ikan beku juga mempermudah proses pengiriman. Distributor tak perlu lagi membawa es dalam jumlah banyak, yang otomatis memangkas biaya logistik. Efeknya, ikan dari Banjarmasin bisa sampai ke daerah lain di Kalsel, bahkan keluar provinsi, dengan harga yang lebih terjangkau.

Jadi, meski cuaca ekstrem membatasi aktivitas melaut, pasokan ikan di Banjarmasin masih terjamin. Semua berkat sentuhan teknologi yang menjaga rantai pasok tetap bergerak.


Editor: Redaktur TVRINews

Editor: Handoko Prasetyo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar