Ancaman Trump tak main-main. Dia menyatakan AS akan membalas jika upaya blokade ini diserang oleh Iran.
Pernyataan serupa, dengan nada lebih keras, datang dari akun militer AS di platform X. “Setiap warga Iran yang menembak ke arah kami atau ke kapal-kapal sipil yang damai, akan dihancurkan, sehancur-hancurnya! Iran lebih tahu dari siapa pun, bagaimana cara mengakhiri situasi ini yang sudah menghancurkan negara mereka.”
Militer AS sendiri telah mengonfirmasi perintah presiden. Rencananya, blokade akan menyasar seluruh pelayaran yang berasal dari pelabuhan-pelabuhan Iran. Efektif mulai hari ini pukul 10.00 waktu setempat. Cakupannya luas: semua kapal dari negara mana pun yang masuk atau keluar dari pelabuhan Iran dan wilayah pesisirnya, termasuk yang ada di Teluk Arab dan Teluk Oman.
Dampaknya langsung terasa di pasar global. Keputusan drastis Washington ini membuat harga minyak dunia melonjak dan kembali menembus level USD100 per barel. Saat pasar dibuka, harga minyak WTI langsung naik 9 persen ke level di atas USD105 per barel. Sementara Brent juga ikut meroket, menyentuh USD103 per barel. Situasi yang mencemaskan, dan dunia kini menunggu reaksi Tehran.
Artikel Terkait
Progres Sekolah Rakyat Surabaya Capai 45%, Ditargetkan Rampung Sebelum Juni 2026
Iran Ancam Tutup Selat Bab al-Mandeb Balas Blokade AS di Hormuz
KPK Tuntut Dua Eks Dirut Pertamina Kasus Korupsi LNG Senilai Rp1,7 Triliun
Persib Bandung Raih Kemenangan Dramatis dengan 10 Pemain Atas Bali United