Soal waktu, Gus Ipul memperkirakan muktamar akan digelar sekitar pertengahan tahun 2026. Tepatnya, Juli atau Agustus mendatang. Keputusan ini bukan asal tebak, melainkan berdasarkan amanat hasil rapat pleno yang sudah dilakukan beberapa waktu lalu.
“Sebagaimana diketahui bahwa hasil pleno beberapa waktu yang lalu mengamanatkan penyelenggaraan Muktamar itu pada bulan Juli atau Agustus tahun ini,” kata Gus Ipul.
Namun begitu, satu hal yang masih menjadi tanda tanya adalah lokasi penyelenggaraannya. Gus Ipul mengaku belum bisa memastikan di kota mana acara akbar NU itu akan digelar. Keputusan final mengenai tempat dan penjadwalan yang pas, menurutnya, akan menjadi wewenang dan hasil pembicaraan antara Rais Aam dan Ketua Umum PBNU.
“Tempatnya nanti belum ditentukan tetapi akan diawali pembicaraan antara Rais Aam dengan Ketua Umum tentang tempat dan waktu ya, yang pas untuk penyelenggaraan Muktamar tersebut,” ujarnya menutup penjelasan.
Artikel Terkait
Progres Sekolah Rakyat Surabaya Capai 45%, Ditargetkan Rampung Sebelum Juni 2026
Iran Ancam Tutup Selat Bab al-Mandeb Balas Blokade AS di Hormuz
KPK Tuntut Dua Eks Dirut Pertamina Kasus Korupsi LNG Senilai Rp1,7 Triliun
Persib Bandung Raih Kemenangan Dramatis dengan 10 Pemain Atas Bali United