Di kategori lain, harga pakaian naik 1 persen secara bulanan. Sedangkan harga mobil bekas justru turun 0,4 persen bulan lalu, melanjutkan tren penurunan tahunan sebesar 3,2 persen.
Lalu, bagaimana respons The Fed? Guncangan harga gas ini kemungkinan besar akan mengubah arah kebijakan bank sentral AS. Pemotongan suku bunga yang sudah dinanti-nanti pasar diprediksi akan ditunda beberapa bulan ke depan. Meski begitu, banyak pejabat The Fed diperkirakan akan lebih fokus pada tren harga inti yang lebih lambat, ketimbang terpancing oleh lonjakan inflasi utama.
Masalahnya, respons konsumen jadi variabel kunci. Jika masyarakat Amerika mengurangi pengeluaran di sektor lain karena uangnya habis untuk beli bensin, perekonomian bisa melambat dan pengangguran berpotensi naik. Indikatornya sudah terlihat: survei Universitas Michigan menunjukkan sentimen konsumen anjlok ke level terendah sepanjang masa pada April.
“Banyak konsumen menyalahkan konflik Iran atas perubahan yang tidak menguntungkan bagi perekonomian,” jelas Joanne Hsu, direktur survei konsumen universitas tersebut.
Di pom bensin, angka bicara lebih keras. Harga rata-rata bensin per galon di AS mencapai USD4,15 pada Jumat lalu. Naik hampir 40 persen dari USD2,98 sehari sebelum perang dimulai.
Memang, situasi kali ini berbeda dengan puncak inflasi Juni 2022 yang mencapai 9,1 persen. Kala itu, pandemi COVID-19 mengacaukan rantai pasokan global, ditambah gelombang stimulus pemerintah yang memicu permintaan konsumen meledak. Sekarang, pasar tenaga kerja dan pengeluaran konsumen relatif lebih lemah, tanpa ada stimulus besar dari pemerintah.
Alan Detmeister, ekonom di UBS, menyoroti perbedaan mendasar ini.
“Di situlah perbedaannya, yaitu kita tidak melihat kekuatan permintaan yang mendekati sebelumnya,” katanya.
Dia menambahkan, pada 2021 dan 2022, pertumbuhan pendapatan melesat sangat cepat. Tren seperti itu tidak terlihat sekarang. Jadi, meski sakit, rasa nyerinya mungkin tak akan selama dulu.
Artikel Terkait
Manchester City Hajar Chelsea 3-0, Perketat Kejar Arsenal di Puncak Klasemen
Korea Utara Uji Coba Senjata Elektromagnetik dan Bom Serat Karbon dalam Ketegangan dengan Seoul
Timnas U-17 Hadapi Timor Leste di Pembuka Piala AFF, Tekanan Tinggi Usai Catatan Buruk
KAI Daop 1 Jakarta Tegas Akan Tindak Pelaku Buang Sampah Sembarangan di Stasiun