Langkah JK tak berhenti di situ. Di hari yang sama, ia ternyata telah melaporkan Rismon Sianipar ke Bareskrim Polri. Laporan itu terkait dugaan fitnah bahwa JK mendanai penyelidikan isu ijazah palsu Jokowi.
"Saya melaporkan saudara Rismon Sianipar atas perbuatannya yang saya anggap merugikan saya. Dia mengatakan saya ini mendanai kawan-kawan untuk urusan ijazah Pak Jokowi. Itu jelas tidak saya lakukan," jelas JK.
Rupanya, kabar itu sangat tak bisa ia terima. Baginya, ini lebih dari sekadar informasi salah. Ini penghinaan.
"Ini tersebar luas dan sangat tidak etis. Saya dan Bang Jokowi bekerja sama di pemerintahan selama lima tahun. Masa saya bayar orang Rp5 miliar untuk menyelidikinya?" kata JK dengan nada tak percaya. Ia menegaskan, hubungan kerja dan rasa saling hormat di antara mereka masih ia pegang teguh.
Artikel Terkait
Sekjen PBB Sambut Gencatan Senjata Dua Minggu AS-Iran
Timnas Futsal Indonesia Hadapi Australia Perebutkan Puncak Klasemen Grup B Piala AFF 2026
China dan Rusia Veto Resolusi PBB Soal Keamanan Selat Hormuz, Sebut Bias terhadap Iran
Kemnaker Beri Insentif bagi Perusahaan yang Fasilitasi Sertifikasi Peserta Magang