ujar Rivan dalam rilis resminya, Sabtu (4/4/2026).
Kalau dilihat dari distribusinya, ternyata mayoritas pemudik lebih memilih menuju arah timur. Sekitar 167.575 kendaraan, atau hampir 47,5 persen dari total, bergerak ke arah Trans Jawa dan Bandung. Lonjakan di koridor ini cukup fantastis, mencapai 31,15 persen dibanding hari biasa.
Di sisi lain, arus ke barat tepatnya menuju Merak justru mengalami penurunan. Hanya 97.105 kendaraan yang tercatat, turun 4,05 persen dari kondisi normal. Sementara itu, arus ke selatan menuju kawasan Puncak tetap ramai dengan 87.898 unit kendaraan, naik sekitar 20,36 persen.
Menjelang arus balik yang diprediksi tak kalah padat, Jasa Marga kembali mengingatkan para pengendara. Persiapan perjalanan, mulai dari kondisi fisik pengemudi hingga kelayakan kendaraan, mutlak diperlukan. Mereka juga menyarankan untuk memaksimalkan aplikasi Travoy. Lewat aplikasi itu, informasi seperti kondisi lalu lintas terkini, lokasi rest area, tarif tol, hingga akses CCTV bisa diakses secara real-time. Dengan begitu, perjalanan mudik pun diharapkan bisa lebih nyaman dan aman.
Artikel Terkait
Industri Plastik Berinovasi Cari Formula Baru Imbas Gangguan Pasokan Global
Pemerintah dan KJRI Jeddah Ingatkan Waspada Modus Haji Ilegal
Persib Ungguli Semen Padang 1-0 di Stadion Agus Salim
Pemerintah Gulirkan KUR Ekraf Rp10 Triliun, Kekayaan Intelektual Bisa Jadi Agunan