Ceritanya memang aneh. Justin Hubner, bek Timnas Indonesia yang kini jadi sorotan di Belanda, justru punya status "homegrown player" di Inggris. Ironisnya, status istimewa itu malah tak membantunya di negeri kelahirannya sendiri, di mana ia justru bermasalah dengan izin kerja.
Klubnya, Fortuna Sittard, sudah memintanya untuk tidak ikut latihan. Masalahnya ada di administrasi. Ternyata, perubahan paspornya dari Belanda ke Indonesia memicu persoalan hukum yang tak terduga.
Dan dia tidak sendiri. Nathan Tjoe-A-On, Dean James, dan Tim Geypens juga mengalami nasib serupa. Mereka semua diminta klub untuk berhenti berlatih sementara. Intinya, status administratif keempat pemain ini dianggap belum sah untuk bekerja di Belanda.
Ini tentu mengundang tanya. Bagaimana mungkin pemain yang lahir dan besar di Belanda justru dipersulit di sana? Kasus Hubner makin unik kalau kita lihat latar belakangnya. Di Inggris, dia justru punya posisi yang menguntungkan.
Ya, kalau saja dia memilih main di Liga Inggris, terutama Premier League, masalah ini mungkin tak akan terjadi. Soalnya, dia punya status homegrown dari akademi Wolverhampton Wanderers.
Lho, kok bisa? Bukankah Hubner lahir di Hertogenbosch, Belanda, pada 14 September 2003? Awal karirnya pun dimulai di akademi Den Bosch. Lantas apa yang membuatnya diakui sebagai produk lokal Inggris?
Artikel Terkait
Lima Oknum TNI Hadapi Proses Hukum Internal Terkait Pengeroyokan di Kafe Toraja
Tips Hindari Kekacauan Saat Libur Panjang Akhir Pekan
Harga Cabai Anjlom, Bawang Merah dan Ayam Naik Tipis Menurut BI
Harga Emas di Pegadaian Masih Stabil, Galeri24 dan UBS Bertahan di Rp 2,87 Juta per Gram