Mbappé Dikritik karena Minta Ban Kapten Diambil dari Kanté

- Jumat, 03 April 2026 | 10:15 WIB
Mbappé Dikritik karena Minta Ban Kapten Diambil dari Kanté

Kylian Mbappé kembali jadi perbincangan, tapi kali ini bukan karena golnya. Aksi sang bintang saat Prancis bentrok dengan Kolombia di Landover, AS, Selasa lalu, menuai sorotan tajam. Ia masuk sebagai pemain pengganti di menit-menit akhir. Nah, momen kontroversialnya terjadi tepat sebelum kaki Mbappé menyentuh rumput.

Dari pinggir lapangan, Mbappé memberi isyarat kepada rekan setimnya, Rayan Cherki, yang sedang berada di dalam. Apa pesannya? Ia meminta Cherki untuk mengambil ban kapten dari lengan Ngolo Kanté dan membawakannya. Padahal, saat itu Prancis sudah unggul 3-1 dan pertandingan hampir berakhir.

Banyak yang langsung berkomentar. Meski Mbappé adalah kapten tetap Les Bleus, caranya dinilai kurang etis. Seharusnya, dialah yang menghampiri langsung Kanté untuk mengambil atribut kepemimpinan itu. Atau, opsi yang lebih elegan: membiarkan Kanté, sosok yang dihormati itu, tetap mengenakannya hingga wasit meniup peluit panjang.

Menurut sejumlah saksi, tindakan Mbappé itu terasa seperti bentuk ketidakhormatan. Sorotan pun ramai di media sosial.

Editor: Bayu Santoso


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar