Hodak Waspadai Semangat Juang Semen Padang di Kandang Sendiri

- Kamis, 02 April 2026 | 10:20 WIB
Hodak Waspadai Semangat Juang Semen Padang di Kandang Sendiri

Bojan Hodak, pelatih Persib Bandung, mengaku was-was. Lawan berikutnya, Semen Padang, bakal jadi ujian berat. Gimana nggak? Kabau Sirah sedang berjuang mati-matian untuk keluar dari jurang degradasi Super League 2025-2026. Mereka pasti akan mengerahkan segala daya di kandang sendiri.

Laga pekan ke-26 itu bakal digelar di Stadion Haji Agus Salim, Padang, Minggu (5/4/2026) malam nanti. Suasana pasti akan mencekam.

Di sisi lain, posisi kedua tim di klasemen terpaut jauh. Persib kokoh di puncak dengan 58 poin, sementara Semen Padang tercecer di dasar, tepatnya peringkat 17 dengan koleksi 20 poin. Tapi, jangan salah. Justru inilah yang bikin Hodak khawatir.

“Melawan Semen Padang akan menjadi pertandingan yang sulit,” ujar Hodak.

Alasannya jelas. “Mereka bermain di kandang dan saat ini berada di zona degradasi. Saya rasa mereka akan tampil 200 persen,” tambahnya.

Kekhawatiran pelatih asal Kroasia itu bukan tanpa alasan. Sepanjang musim, Semen Padang sudah beberapa kali bikin kejutan. Mereka sukses menumbangkan tim-tim besar macam Dewa United dan Persija Jakarta. Julukan ‘Giant Killer’ tampaknya nggak berlebihan.

“Ini tentu akan menjadi pertandingan yang sulit. Tapi, saya harap kami akan menemukan cara untuk mendapatkan hasil positif dari sana,” harap Hodak.

Namun begitu, Persib sendiri datang dengan masalah. Dua pemain pentingnya, Patricio Matricardi dan Frans Putros, harus absen karena akumulasi kartu kuning. Kehilangan dua pilar asing ini tentu pengaruh.

Meski begitu, Hodak mencoba tetap optimis. Beberapa pemain kunci lainnya sudah kembali fit dan siap tempur.

"Tanpa Pato dan Putros karena sanksi kartu kuning, tapi Lucho dan Julio sudah kembali. Kami memiliki 23 sampai 25 pemain yang siap," katanya mantap.

Jadi, pertarungan di Padang nanti bukan cuma soal teknik. Tapi lebih pada mental dan seberapa besar semangat juang kedua tim. Persib ingin pertahankan puncak, Semen Padang berjuang buat hidup.

Editor: Lia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar