Laporan pun segera mengalir, dari kepala dusun hingga ke meja kepolisian. Tak butuh waktu lama, aparat dari Polres Sambas bergerak cepat. Mereka langsung melakukan olah TKP dan mengevakuasi jenazah bayi malang tersebut untuk dibawa ke rumah sakit. Di sana, pemeriksaan lebih lanjut akan dilakukan.
Di sisi lain, penyelidikan mulai digelar. Kasat Reskrim Polres Sambas, AKP Suwandi, menyebut pihaknya masih mendalami kasus ini secara intensif.
"Kasus ini masih dalam tahap penyelidikan guna mengungkap pelaku serta motif di balik peristiwa tersebut. Kami juga mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi di sekitar lokasi," jelas AKP Suwandi.
Menurutnya, fokus utama saat ini adalah melacak keberadaan orang tua bayi. Motif di balik pembuangan yang disertai pesan khusus itu juga jadi teka-teki besar yang harus dipecah. Desa Kartiasa sendiri masih diselimuti duka dan tanda tanya. Warga berharap kasus ini segera menemukan titik terang, agar bayi bernama Syalwa itu mendapat keadilan yang sepantasnya.
Artikel Terkait
JK Kritik WFH ASN: Khawatirkan Penurunan Produktivitas dan Layanan Publik
Bareskrim Sita 6 Kg Emas dan Rp1,4 Miliar dalam Pengembangan Kasus Pencucian Uang Tambang Ilegal
Operasi Ketupat 2026 Berakhir, Angka Kematian Kecelakaan Turun Drastis 31%
Polisi Buru Dua Penjambret Berpengalaman di Jelambar, Aksi Terekam CCTV