Polisi Buru Dua Penjambret Berpengalaman di Jelambar, Aksi Terekam CCTV

- Kamis, 02 April 2026 | 01:45 WIB
Polisi Buru Dua Penjambret Berpengalaman di Jelambar, Aksi Terekam CCTV

Polisi Jakarta Barat sedang memburu dua orang penjambret yang beraksi nekat di kawasan Jelambar. Aksi mereka terekam jelas oleh kamera pengawas sebuah rumah pada Selasa malam lalu, sekitar pukul delapan kurang delapan menit. Dalam rekaman yang kini viral itu, terlihat seorang wanita yang dibonceng anaknya tiba-tiba dihadang oleh dua pelaku yang juga berboncengan.

Mereka melaju mendekat, dan dalam sekejap, salah seorang pelaku menyambar kalung emas di leher korban. Begitu dapat, motor mereka langsung membelok ke Jalan Seni Budaya dan menghilang. Cepat sekali. Sungguh aksi yang terlihat sangat berpengalaman.

AKP Alexander Tengbunan, Kanit Reskrim setempat, mengaku timnya sedang menelusuri jejak pelaku lewat CCTV. Namun, ia juga mengakui tantangannya.

"Kita lagi dalami dan telusuri lewat CCTV. Biasanya sih ditelusuri dari plat nomor, tapi ya namanya pencuri, sering ada akal-akalnya. Bisa saja platnya dipalsukan," ujar Alex, Rabu kemarin.

Dari cara beraksi, Alex punya kecurigaan kuat. Menurutnya, pelaku ini bukan pemula. Gerakannya terlalu lancar dan penuh percaya diri.

"Cepat sekali dia ngambilnya. Kayaknya korban sudah diincar dari belakang. Pas ada kesempatan, langsung diambil. Udah jago juga kayaknya, cepat banget nariknya," tambahnya.

Ini bukan kasus pertama di wilayah itu. Alex mengungkapkan, sejak awal 2026, ini sudah laporan kedua soal jambret di Jelambar. Di sisi lain, dia berusaha meyakinkan bahwa semua laporan yang masuk ditangani serius.

"Tapi kami pastikan, semua proses hukum dan pengusutannya jalan terus. Kita upayakan cari petunjuk untuk mengungkap siapa pelakunya," tegas Alex.

Malam itu, sang ibu yang menjadi korban tampaknya sedang dalam perjalanan pulang bersama anaknya. Mereka tak menyadari telah diikuti. Aksi yang hanya berlangsung beberapa detik itu meninggalkan rasa trauma sekaligus kemarahan warga netizen yang menyaksikan videonya beredar.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar