Usai memimpin doa Angelus, perhatiannya tertuju khusus pada umat Kristen di Timur Tengah. Paus menyampaikan penghormatan kepada mereka yang, katanya, menderita akibat konflik mengerikan dan kerap tak bisa menghayati ritual hari-hari suci dengan tenang.
Ini bukan kali pertama baginya menyuarakan hal serupa. Sebenarnya, sejak awal pekan, Paus asal Amerika Serikat pertama dalam sejarah itu sudah mendesak gencatan senjata di kawasan yang sama. Dia menyoroti angka pengungsi yang sudah melampaui satu juta orang. Desakannya jelas: pihak-pihak yang bertikai harus segera duduk berunding.
Leo XIV memang dikenal konsisten. Sejak memimpin Takhta Suci, dia berulang kali mengutuk keras segala bentuk peperangan. Dialog selalu diajukan sebagai satu-satunya jalan keluar.
Artikel Terkait
Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria di Final FIFA Series 2026 Usai Kemenangan Besar
Pemerintah Pacu Pembangunan PLTSa di Banten dan Jawa Tengah Atasi Darurat Sampah
Timnas Indonesia Siap Hadapi Bulgaria di Final FIFA Series Usai Raih Momentum Positif
Delapan Dapur Gizi di Tulungagung Ditutup Sementara Diduga Langgar SOP dan Terkait Keracunan