Di tengah kerumunan umat yang memadati Lapangan Santo Petrus, Minggu lalu, suara Paus Leo XIV terdengar jelas dan tegas. Dalam misa Minggu Palma itu, pemimpin Gereja Katolik itu tak cuma berkhotbah. Dia menyerukan penghentian konflik di berbagai belahan dunia dengan cara yang cukup menohok.
Menurutnya, Tuhan sama sekali tidak mendengarkan doa-doa dari orang-orang yang justru memilih jalan perang. "Ia menolaknya," tegas Paus.
"Saudara-saudari, inilah Tuhan kita: Yesus, Raja Damai, yang menolak perang, yang tidak dapat digunakan siapa pun untuk membenarkan perang," ujar Leo XIV di hadapan ribuan jemaat.
Khotbahnya itu, seperti dilaporkan sejumlah media internasional, berpusat pada pentingnya mengedepankan kasih dan perdamaian. Nuansa keprihatinannya terasa sangat kuat.
Artikel Terkait
Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria di Final FIFA Series 2026 Usai Kemenangan Besar
Pemerintah Pacu Pembangunan PLTSa di Banten dan Jawa Tengah Atasi Darurat Sampah
Timnas Indonesia Siap Hadapi Bulgaria di Final FIFA Series Usai Raih Momentum Positif
Delapan Dapur Gizi di Tulungagung Ditutup Sementara Diduga Langgar SOP dan Terkait Keracunan