Gelombang arus balik Lebaran 2026 ternyata cukup besar. Hingga hari ketujuh pasca Idulfitri, Sabtu (28/3/2026), tercatat sudah 2,77 juta lebih kendaraan yang kembali memadati wilayah Jakarta dan sekitarnya. Angka kumulatif itu terkumpul sejak periode H-10 hingga H 7, atau rentang 11 sampai 28 Maret tahun lalu.
Menurut Rivan A. Purwantono, Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk, data tersebut dihitung dari empat gerbang tol utama yang jadi pintu masuk ke Jabotabek. Keempatnya adalah GT Cikampek Utama (dari Trans Jawa), GT Kalihurip Utama (dari Bandung), GT Cikupa (dari Merak), dan GT Ciawi (dari arah Puncak).
Rivan menyampaikan hal itu dalam keterangan tertulisnya pada Minggu, 29 Maret 2026.
Lalu, dari mana saja asal mereka? Mayoritas pemudik, hampir setengahnya, datang dari arah timur. Tepatnya, 1.306.467 kendaraan atau 47,1 persen memadati ruas tol dari Transjawa dan Bandung. Sementara itu, arus dari barat (Merak) menyumbang 815.036 kendaraan (29,4 persen), dan dari selatan (Puncak) sebanyak 652.264 kendaraan (23,5 persen).
Kalau dirinci lebih jauh, gerbang Cikampek Utama dari arah Trans Jawa diserbu 724.401 kendaraan. Jumlah itu melonjak 45,4 persen di atas angka normal. Sedangkan dari Bandung via GT Kalihurip, ada 582.066 kendaraan yang lewat, naik tipis 2,9 persen.
Artikel Terkait
Anggota DPR Desak Pemerintah Jaga Ketahanan Pangan di Tengah Ancaman Krisis Global
Pria di Medan Tikam Tetangga Hingga Luka Berat, Motifnya Debu dari Sapuan Lantai
Pelatih Baru Timnas Indonesia Janjikan Lolos ke Piala Dunia dalam Empat Tahun
Menteri Luar Negeri Arab Saudi Pimpin Inisiatif Perdamaian di Islamabad di Tengah Eskalasi Konflik