Di sisi lain, arus dari barat justru sedikit lebih sepi dari biasanya. Melalui GT Cikupa dari Merak, 'hanya' 815.036 kendaraan yang tercatat, turun 1,4 persen dibanding kondisi normal. Sementara dari arah Puncak via GT Ciawi, lalu lintas naik 3,1 persen dengan 652.264 kendaraan.
Nah, puncak arus balik tahun itu rupanya sudah lewat. Berdasarkan pantauan Jasa Marga, hari tersibuk justru jatuh pada Selasa, 24 Maret 2026.
Meski puncaknya sudah lewat, arus masih terasa padat hingga akhir bulan. Rivan memprediksi masih ada sekitar 249 ribu kendaraan yang akan kembali ke Jabotabek melalui keempat gerbang itu di sisa periode. Angka itu berarti 42,2 persen lebih tinggi dari lalu lintas biasa.
Dan lagi-lagi, beban terberat masih ditanggung ruas dari timur.
Jadi, meski perlahan mulai mereda, riak-riak arus balik Lebaran 2026 masih terasa. Terutama bagi mereka yang melintasi jalur pantura dan tol arah Cikampek.
Artikel Terkait
Anggota DPR Desak Pemerintah Jaga Ketahanan Pangan di Tengah Ancaman Krisis Global
Pria di Medan Tikam Tetangga Hingga Luka Berat, Motifnya Debu dari Sapuan Lantai
Pelatih Baru Timnas Indonesia Janjikan Lolos ke Piala Dunia dalam Empat Tahun
Menteri Luar Negeri Arab Saudi Pimpin Inisiatif Perdamaian di Islamabad di Tengah Eskalasi Konflik