Arus Balik Lebaran di Kepulauan Anambas Berjalan Lancar Berkat Pengamanan TNI-Polri

- Senin, 30 Maret 2026 | 01:15 WIB
Arus Balik Lebaran di Kepulauan Anambas Berjalan Lancar Berkat Pengamanan TNI-Polri

Anambas, TVRINews

Arus balik Lebaran di Kepulauan Anambas berjalan dengan lancar. Ini tak lepas dari kerja sama yang solid antara TNI dan Polri di lapangan. Mereka berhasil menciptakan rasa aman dan nyaman bagi warga yang baru saja selesai merayakan Idulfitri dan bersiap kembali ke rutinitas.

Pengamanan difokuskan di titik-titik yang memang rawan padat, seperti pelabuhan dan jalur transportasi laut. Di sana, personel gabungan terlihat sibuk mengatur arus penumpang. Tujuannya jelas: mencegah penumpukan dan menjaga situasi tetap kondusif.

Menurut Kapolres Kepulauan Anambas, I Gusti Ngurah Agung Budianaloka, semua ini adalah bagian dari Operasi Ketupat Seligi 2026.

"Kami bersama TNI dan stakeholder terkait berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya dalam momentum arus balik Lebaran ini, agar seluruh proses perjalanan berjalan aman, tertib, dan lancar," tegasnya.

Ia juga menambahkan bahwa koordinasi dengan berbagai pihak terus diperkuat. Hal ini penting untuk mengantisipasi segala kemungkinan gangguan yang bisa muncul di tengah keramaian.

Selain soal keamanan, ada hal lain yang tak kalah penting. Petugas di lapangan aktif mengingatkan para pelancong untuk selalu memprioritaskan keselamatan. Pemeriksaan kapal dan perlengkapan keselamatan pun dilakukan dengan ketat. Tujuannya satu: meminimalisir risiko kecelakaan selama perjalanan.

Nah, upaya aparat ini rupanya diapresiasi oleh masyarakat. Banyak warga yang mengaku merasa lebih tenang dan terbantu dengan kehadiran mereka. Pengawasan yang ketat dan pelayanan yang diberikan memang terasa membawa dampak positif.

Pada akhirnya, dengan sinergi yang terjalin baik ini, harapannya arus balik di Anambas bisa benar-benar berakhir dengan mulus. Aman, lancar, dan tanpa hambatan yang berarti.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar