Dari kantor pelatih baru Timnas Indonesia, sebuah janji besar menggema. John Herdman, dengan nada penuh keyakinan, tak ragu menyampaikan target ambisiusnya: membawa skuad Garuda melangkah ke Piala Dunia FIFA dalam kurun empat tahun ke depan.
"Saya jamin, dalam empat tahun ke depan kita akan berada di sana. Kita akan loloskan tim ini,"
ucap Herdman tegas. Pernyataan itu langsung memantik gelombang reaksi. Di satu sisi, ada harapan. Di sisi lain, tentu saja, keraguan. Mampukah mimpi kolektif yang telah puluhan tahun tertunda itu akhirnya terwujud?
Optimisme Herdman rupanya tidak datang dari ruang hampa. Ia punya modal pengalaman. Pelatih asal Inggris itu mengaku banyak belajar dari proses panjang yang dilaluinya bersama Timnas Kanada, yang akhirnya berbuah tiket ke Qatar 2022.
Menurutnya, jalan menuju panggung tertinggi sepak bola dunia itu tak pernah mulus. Saat menangani Kanada, ia merasakan sendiri pahit-getirnya. Ada tekanan yang harus dihadapi, kegagalan yang harus dicerna, dan yang paling penting, kebersamaan tim yang harus terus dijaga. Penderitaan dalam proses itulah, katanya, yang justru membentuk mental juara.
Artikel Terkait
Herdman Soroti Minim Kreativitas, Nantikan Miliano dan Marselino
Puspom TNI Ajukan Permintaan Resmi untuk Periksa Andrie Yunus di Bawah LPSK
Menteri ESDM Pastikan Stok BBM Nasional Aman, Proyeksi Surplus Solar dengan B50
Presiden Prabowo Berduka, Tiga Pasukan Perdamaian TNI Gugur di Lebanon Selatan