Jakarta - Kabupaten Trenggalek mendapat apresiasi langsung dari Menteri Sosial, Saifullah Yusuf. Menurut Gus Ipul sapaan akrabnya daerah ini dinilai sangat aktif mendukung program-program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Dua hal yang disoroti adalah komitmen mereka dalam pemutakhiran Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) dan pembangunan Sekolah Rakyat, baik yang masih berupa rintisan maupun yang permanen.
Ucapan itu disampaikan Gus Ipul Minggu lalu (29/3), dalam sebuah acara bertajuk 'Kolaborasi Program Prioritas Presiden' yang digelar di Pendopo Manggala Praja Nugraha, Trenggalek, Jawa Timur. Acara itu sendiri berfokus pada upaya membangun SDM menuju kemandirian ekonomi.
"Saya berterima kasih karena Kabupaten Trenggalek termasuk yang sangat peduli terhadap data," ujar Gus Ipul.
Dia melanjutkan, "Sudah ada mekanisme yang dibuat, upaya-upaya nyata untuk menghadirkan data yang akurat. Tapi memang, kita masih perlu mempertajam lagi supaya datanya ini seragam, baik di pusat, provinsi, maupun daerah."
Kedatangan Mensos ternyata disambut meriah dengan beragam penampilan. Siswa dari SRT 50 Trenggalek dan para pendamping PKH unjuk kebolehan. Ada drama, pidato tiga bahasa Arab, Inggris, Jepang lalu paduan suara, dan tak ketinggalan pembacaan puisi.
Yang menarik, salah satu pembaca puisi adalah Fadhilla Anggraini Nur Hidayah. Konon, awal masuk Sekolah Rakyat dulu, ia masih pemalu dan kurang percaya diri. Tapi di hari itu, Fadhilla tampil penuh keyakinan di hadapan publik Trenggalek.
"Tadi baca puisi kamu bagus sekali," puji Gus Ipul saat berbincang langsung dengan Fadhilla.
Menurut Gus Ipul, Fadhilla adalah bukti nyata. Data yang akurat bisa menjangkau mereka yang sering terlewat, kelompok yang kerap disebut 'the invisible people'. Karena itu, dia mengajak seluruh jajaran Pemda Trenggalek untuk terus memperbarui data. Tujuannya jelas: agar program pengentasan kemiskinan Presiden Prabowo benar-benar tepat sasaran.
"Maka itu Presiden menerbitkan Inpres No. 4 Tahun 2025 tentang DTSEN. Jadi tidak ada lagi lembaga selain BPS yang mengelola data. Kami di Kemensos tugasnya membantu pemutakhiran," jelasnya.
Artikel Terkait
Prabowo dan Menteri ESDM Bahas Kerja Sama Energi Bersih dengan Jepang
Kebakaran Pabrik Plastik di Gunung Putri Diduga Dipicu Sambaran Petir
Warga Sukarendah Antre Dini Hari untuk Bantuan Beras dan Minyak Goreng
KemenHAM Pantau Ketat Pemulihan Mata Aktivis Andrie Yunus Usai Disiram Zat Kimia