Dinkes Flores Timur Siapkan Tujuh Posko Kesehatan untuk Semana Santa

- Minggu, 29 Maret 2026 | 23:30 WIB
Dinkes Flores Timur Siapkan Tujuh Posko Kesehatan untuk Semana Santa

Larantuka, Flores Timur – Menjelang Semana Santa, suasana Kota Larantuka mulai terasa berbeda. Pekan Suci yang sakral itu sebentar lagi akan dirayakan, dan persiapan pun digenjot. Salah satunya, Dinas Kesehatan setempat tengah menyiapkan posko-posko siaga kesehatan di sejumlah lokasi strategis.

Rudy Wada, Kepala Bidang Pelayanan Dinkes Flores Timur, menjelaskan bahwa pembangunan posko akan dimulai Senin, 30 Maret 2026. “Mewakili Kepala Dinas, dr. Ogie Silimalar, kami akan menyiapkan posko siaga di titik-titik penting,” ujarnya, Minggu (29/3).

Rinciannya, ada tujuh posko yang disiapkan. Lima di antaranya berada di Kota Larantuka, tepatnya di depan Gereja Katedral, Kelurahan Balela, serta di tiga kapela utama: Tuan Ma, Tuan Ana, dan Tuan Meninu. Satu posko lagi akan berdiri di Desa Konga, satu di Pulau Adonara, dan satu tambahan di Kapela Tuan Berdiri.

Lalu, siapa yang akan bertugas? Tenaga kesehatan dari berbagai puskesmas seperti Nagi, Lato, Demon Pagong, Lewolema, dan Waimana akan mengisi posko-posko itu. Mereka akan bekerja secara bergiliran, menjalani shift sore hingga malam.

“Kami kerahkan perawat, bidan, dan dokter. Tak lupa, ambulans beserta sopirnya juga disiagakan di tiap posko. Ini untuk jaga-jaga, memastikan kenyamanan dan keamanan para peziarah nanti,” tambah Rudy.

Menurutnya, tenaga dari puskesmas juga akan diperkuat oleh dokter-dokter yang sedang menjalani program internship. Mereka akan disebar untuk memperkuat pelayanan.

Semana Santa sendiri bukan sekadar perayaan biasa. Tradisi Paskah yang berlangsung sepekan penuh ini adalah ritus unik, perpaduan liturgi Katolik dan warisan budaya Portugis yang sudah berakar lebih dari lima ratus tahun. Nuansanya sangat kental dan penuh khidmat.

Puncak acara biasanya jatuh pada Jumat Agung, ditandai dengan prosesi laut dan darat yang memukau. Rangkaiannya dimulai dari Minggu Palma, lalu berlanjut ke Rabu Trewa, Kamis Putih, dan akhirnya ditutup dengan Minggu Paskah. Setiap tahap punya makna dan ceritanya sendiri.

Dengan persiapan yang matang, terutama dari sisi kesehatan, diharapkan seluruh rangkaian ibadah dan tradisi tahunan ini bisa berjalan lancar. Para peziarah pun bisa menjalani Semana Santa dengan tenang dan khusyuk.

Editor: Melati Kusuma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar