Lagu-lagu hits bergema, menggiring euforia. Penonton bernyanyi bersama, melompat, larut dalam irama. Suasana semarak itu menjelaskan segalanya: inilah alasan utama mengapa orang rela berdesakan dan terjebak macet berjam-jam.
Pengamanan Ketat di Tengah Keriuhan
Melihat membludaknya massa, panitia tentu tak bisa main-main. Mereka bekerja sama dengan aparat untuk mengatur lalu lintas dan menjaga keamanan. Meski arus kendaraan kacau balau di luar, situasi di dalam terkendali. Acara berjalan lancar tanpa insiden berarti.
Para pengunjung pun diimbau terus menjaga ketertiban. "Silakan nikmati acara, tapi tetap patuhi arahan petugas," begitu kira-kira pesan yang disampaikan. Upaya itu berhasil; keriuhan pesta seni berakhir dengan baik, hanya meninggalkan kenangan dan cerita tentang kemacetan parah yang mungkin akan jadi bahan obrolan sampai Pensi tahun depan.
Artikel Terkait
Pemerintah Koordinasi dengan Iran untuk Keamanan Kapal Indonesia di Selat Hormuz
Presiden Prabowo Mulai Kunjungan Negara ke Jepang, Temui Kaisar dan PM
Anggaran Diskon Tiket Pelni Terserap 92,5%, Penumpang Capai 431.705 Orang
Jens Raven Gantikan Mauro Zijlstra yang Cedera Jelang Final FIFA Series