Asap tebal masih mengepul di kawasan itu, Rabu (28/1), menyisakan pemandangan puing-puing sebuah pabrik sandal di Medan yang habis dilalap si jago merah. Kebakaran hebat ini ternyata sudah berlangsung sejak Selasa malam sebelumnya, tepatnya sekitar pukul sepuluh.
Menurut sejumlah saksi, api begitu cepat menjalar. Hanya dalam hitungan waktu, kobaran itu sudah melahap sebagian besar bangunan. Situasi ini jelas butuh penanganan ekstra. Makanya, nggak tanggung-tanggung, petugas langsung mengerahkan dua puluh unit mobil pemadam ke lokasi kejadian.
Bahkan, untuk mengatasi besarnya api, Brimob Polda Sumut juga turun tangan dengan mengirimkan mobil water canon mereka. Upaya pemadaman pun berjalan alot.
Dikerahkanlah semua sumber daya yang ada. Namun begitu, prosesnya tetap berlangsung hingga larut malam. Penyebabnya jelas: selain apinya yang besar, material di dalam pabrik itu memang mudah sekali terbakar.
Sampai berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi soal apa yang memicu musibah ini. Yang jelas, pihak berwenang masih mendata kerugian material yang ditimbulkan.
Untungnya, kabar baik datang dari sisi korban jiwa. Belum ada laporan mengenai hal itu. Pekerja pabrik yang sempat berada di lokasi konon sudah berhasil dievakuasi dengan selamat.
Artikel Terkait
Mobil Boks Terguling di Jalur Banjar-Pangandaran, Sopir Terjebak Dua Jam
Kericuhan Usai Persib Kalahkan Bhayangkara, Suporter Lempar Flare ke Arah Steward
Shakhtar Donetsk Jamu Crystal Palace di Semifinal Conference League di Polandia Akibat Perang
Braga dan Freiburg Bersaing Ketat di Semifinal Liga Europa, Leg Kedua Jadi Penentu