murianetwork.com - Lionel Messi, sang maestro sepak bola yang tak perlu diragukan lagi kehebatannya, membuat gebrakan lagi di Miami.
Setelah bergabung dengan klub MLS Inter Miami pertengahan tahun ini, Messi tak hanya unjuk gigi di lapangan, tetapi juga menggaet istana mewah di Fort Lauderdale.
Tak perlu pusing mencari tempat tinggal saat tiba di Miami, keluarga Messi memang sudah punya beberapa properti di Florida Selatan.
Baca Juga: Tradisi Pesta Kembang Api Ternyata Telah Dimulai pada Abad ke-7 Masehi di Tiongkok
Namun, "cukup" saja ternyata bukan kata yang ada dalam kamus Messi.
Juara dunia bersama Argentina ini baru saja membeli mansion mewah di Bay Colony, Fort Lauderdale, dan menjadikannya hunian baru.
Dengan banderol U$8,5 juta atau sekitar Rp131 miliar, properti seluas 3.200 meter persegi ini hanya berjarak 16 menit dari DRV PNK Stadium, markas Inter Miami.
Baca Juga: Penting, Ini Tips Memulai Tahun Baru dengan Semangat yang Lebih Baik
Rumah bergaya arsitektur modern ini bak istana impian, dilengkapi dengan 10 kamar tidur, 9 kamar mandi, jendela besar untuk menikmati hangatnya matahari Miami, dan tentunya, kolam renang.
Suasana tenang dan damai diciptakan melalui taman-taman indah dengan lanskap apik, kontras dengan hiruk pikuk perkotaan Miami.
Belum cukup, rumah ini juga punya gym, spa, garasi untuk tiga mobil, hingga dermaga kecil untuk bersandar perahu dan bersantai bersama keluarga.
Baca Juga: Wisata Seni Purbalingga: Menikmati Keindahan Kesenian Khas Lokal
Bikin Tetangga Makmur
Kehadiran Messi di kawasan eksklusif Fort Lauderdale ini ternyata ikut mendongkrak nilai properti di sekitarnya.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: indotren.com
Artikel Terkait
Persib Bandung Balikkan Keadaan, Kalahkan Bhayangkara 4-2 dan Rebut Puncak Klasemen dari Borneo FC
Tim Uber Indonesia Kalahkan Denmark, Tantang Korea Selatan di Semifinal
Pedrosa Prediksi Duel Bezzecchi vs Marquez di MotoGP 2026, Martin Jadi Kuda Hitam
Bruno Moreira Diuji di Empat Laga Sisa: Kapten Persebaya Harus Buktikan Diri di Tengah Standar Tinggi Bernardo Tavares