Pulau Hokkaido, Jepang, diguncang gempa bumi berkekuatan Magnitudo 6,2 pada Senin pagi, 27 April. Waktu setempat, getarannya terasa cukup kuat. Namun, kabar baiknya, tidak ada peringatan tsunami yang dikeluarkan setelah kejadian itu.
Sampai sekarang, belum ada kepastian soal korban jiwa. Juga belum jelas apakah ada kerusakan berarti di daerah yang terdampak. Semua masih simpang siur.
Menurut Badan Meteorologi Jepang, yang dikutip oleh Kyodo News dan kemudian dilansir Anadolu Agency, pusat gempa berada di wilayah Tokachi. Itu ada di bagian utara Pulau Hokkaido. Kedalamannya sekitar 83 kilometer dari permukaan bumi cukup dalam, sebenarnya.
Di sisi lain, badan tersebut juga melaporkan bahwa kekuatan guncangan gempa ini masuk dalam level 5 ke atas. Skala intensitas seismik yang dipakai Jepang sendiri totalnya ada tujuh level. Jadi, level ini lumayan tinggi.
Nah, level 5 ke atas itu seperti apa? Digambarkan, orang-orang akan kesulitan berjalan kalau tidak berpegangan pada sesuatu. Bayangkan saja, saat gempa datang, jalan terasa oleng, susah menjaga keseimbangan.
Meski begitu, hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan mengenai korban luka. Infrastruktur pun sepertinya masih aman. Tidak ada kerusakan yang dilaporkan sejauh ini.
Yang menarik, otoritas Jepang juga memastikan tidak ada anomali di pusat pembangkit listrik tenaga nuklir Tomari. Setelah gempa itu, semuanya terpantau normal. Lega rasanya.
Artikel Terkait
Polisi Tangkap Pengangguran di Mojokerto yang Tipu 32 Perempuan Lewat Aplikasi Kencan dengan Foto Hasil AI
321 Pemda Nol Langkah Kendalikan Inflasi, Kemendagri: Jangan Hanya Hadir di Rapat
Jumhur Hidayat Tiba di Istana, Isu Pelantikan sebagai Menteri Lingkungan Hidup Menguat
Kementerian ESDM Mulai Uji Coba Biodiesel B50 pada Kereta Api, Jadi Tahap Akhir Sebelum Penerapan Nasional Juli 2026