Jumat sore itu, arus kendaraan di ruas Jakarta-Cikampek mulai mengental. Menyikapi hal itu, PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) memutuskan untuk memperketat rekayasanya. Mereka memperpanjang sistem contraflow menjadi dua lajur, dari sebelumnya cuma satu, tepat di segmen Kilometer 70 hingga 47 arah Jakarta. Kebijakan ini efektif mulai pukul 18.05 WIB.
Latar belakangnya jelas: mengantisipasi lonjakan volume kendaraan arus balik mudik Lebaran 2026 gelombang kedua. Arus dari arah Trans Jawa menuju Jakarta dilaporkan meningkat signifikan, sehingga perlu langkah ekstra agar lalu lintas tidak macet total.
Menurut Ria Marlinda Paallo, VP Corporate Secretary and Legal JTT, penyesuaian ini penting untuk menjaga kelancaran.
"Rekayasa lalu lintas contraflow yang sebelumnya diberlakukan 1 lajur diperpanjang menjadi 2 lajur pada segmen KM 70 s.d KM 47 arah Jakarta pukul 18.05 WIB," jelas Ria, Jumat (27/3/2026).
Artikel Terkait
Prabowo Antar Anwar ke Bandara Naik Mobil yang Sama, Tunjukkan Keakraban Pribadi
Prabowo Janjikan Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen, DKI Dukung Penuh
DPRD Bandung Soroti Kesenjangan Gaji dan Evaluasi Kinerja ASN
BMKG Catat 201 Titik Panas di Riau, Tertinggi di Sumatera