Perbedaan ini langsung dirasakan. Seorang pemudik asal Ngawi, Jawa Timur, tampak lega.
"Alhamdulillah perjalanannya lancar, tidak ada kendala apapun. Kalau dibandingin dengan tahun lalu, sekarang jauh lebih lancar jaya,"
ungkapnya dengan senyum.
Memang, Jalur Pantura belum sepi total. Kepadatan masih ada di beberapa titik. Namun, situasi di Simpang Jomin ini memberi angin segar. Mudik tak lagi harus identik dengan siksaan di perjalanan. Ada harapan bahwa perjalanan pulang bisa lebih manusiawi.
Pada akhirnya, mudik itu soal pulang. Soal membayar rindu yang menumpuk sepanjang tahun. Dengan lalu lintas yang lebih tertata, senyum bahagia itu bisa muncul lebih awal bahkan sebelum pintu rumah orang tua terbuka.
Artikel Terkait
Mulai 2026, Rusia Larang Ekspor Emas Batangan di Atas 100 Gram
Ekonom: Liburan Beruntun dan Stimulus Pacu Target Pertumbuhan 5,5% di Kuartal I-2026
Kementerian Kebudayaan Terapkan WFH dan Efisiensi Energi Respons Krisis Global
Menteri ESDM Imbau Masyarakat Tenang, Stok BBM Nasional Masih Aman