Di sisi lain, upaya pengawasan juga diperketat. Pemantauan dilakukan secara real-time lewat jaringan CCTV yang terhubung langsung ke pusat kendali. Tidak hanya mengandalkan teknologi, petugas operasional juga disiagakan di titik-titik rawan untuk langsung turun tangan mengatur arus kendaraan jika diperlukan.
Nah, buat para pengendara yang masih berada di jalan, imbauannya jelas: utamakan keselamatan. Persiapan fisik dan kondisi kendaraan wajib diperiksa sebelum meneruskan perjalanan. Jangan lupa juga untuk memastikan saldo e-money atau e-tol masih cukup agar tidak menambah masalah di gerbang. Patuhi rambu dan arahan petugas itu kunci utama agar perjalanan semua pihak bisa lancar dan selamat.
Situasi di lapangan memang dinamis. Kebijakan one way ini bisa saja berubah sewaktu-waktu menyesuaikan kepadatan. Jadi, selalu waspada dan update informasi terkini.
Artikel Terkait
Pelatih Saint Kitts and Nevis Anggap Peringkat FIFA Hanya Angka Jelang Hadapi Indonesia
Arus Balik Lebaran di Terminal Kampung Rambutan Masih Ramai, 2.257 Penumpang Telah Tiba
Korban Tewas Kecelakaan Mudik Lebaran 2026 Turun 30 Persen
1.528 SPPG Disuspensi, Tren Penutupan Turun Usai Peningkatan Kepatuhan SLHS