Ledakan Baterai Drone Diduga Picu Kebakaran Maut di Kantor Terra Drone Kemayoran

- Rabu, 10 Desember 2025 | 22:24 WIB
Ledakan Baterai Drone Diduga Picu Kebakaran Maut di Kantor Terra Drone Kemayoran

Api melalap kantor Terra Drone di Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa lalu. Peristiwa tragis ini menewaskan puluhan karyawan. Human Resource Business Partner perusahaan itu, Umaidi Suhari yang akrab disapa Umay mengungkapkan bahwa mereka baru menempati gedung tersebut sejak tahun 2023.

“Kurang lebih kami sudah 2 tahun. Sejak awal kami mengakuisisi perusahaan lokal,” ujar Umay saat ditemui di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, pada Rabu (10/12).

Dia menegaskan bahwa pihaknya hanya menyewa gedung berlantai enam itu. Di dalamnya, fasilitas seperti lift dan tangga biasa digunakan para pegawai untuk berpindah lantai.

“Di dalamnya kami ada lift, kami juga ada tangga, tapi memang pada saat itu keadaan benar-benar di luar kontrol kita semua, teman-teman ya,” katanya dengan nada berat.

“Saat ini kami masih sewa,” lanjutnya.

Menurut Umay, fokus utama sekarang adalah memulihkan kondisi psikologis keluarga korban yang ditinggalkan. Di sisi lain, perusahaan juga akan menunggu hasil penyelidikan kepolisian untuk mengungkap akar penyebab kebakaran.

“Kami enggak ingin ada beberapa hal yang dirugikan di kejadian ini. Sekali lagi teman-teman mohon untuk doanya ya, untuk teman-teman kita yang sudah mendahului ya. Kita akui mereka sangat baik-baik sekali ya,” tuturnya.

Berdasarkan informasi terakhir, korban jiwa mencapai 22 orang. Seluruhnya telah teridentifikasi dan jenasahnya diserahkan oleh RS Polri Kramat Jati kepada keluarga masing-masing.

Sementara dari pemeriksaan awal, dugaan kuat kebakaran dipicu oleh baterai drone yang meledak di lantai satu. Polisi masih mendalami kasus ini. Sudah delapan saksi diperiksa, termasuk jajaran HRD dan manajemen perusahaan.

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar