Di sisi lain, OJK memang memberi perhatian ekstra pada bank-bank yang modal intinya sudah nyaris menyentuh batas minimal KBMI 4. Angkanya cukup besar, yakni Rp70 triliun. Sebagai perbandingan, bank di kelompok KBMI 3 saat ini punya modal inti antara Rp14 triliun sampai Rp70 triliun.
Lalu, bank mana saja yang berpotensi? Beberapa nama besar ada di daftar itu. Posisi tertinggi dipegang Panin Bank dengan modal inti Rp53,55 triliun. Disusul CIMB Niaga di angka Rp52,63 triliun, dan Bank Danamon dengan Rp50,17 triliun. Dua bank lain yang juga masuk dalam radar adalah Bank Syariah Indonesia (BSI) dengan Rp48,11 triliun serta Bank SMBC Indonesia, dulu dikenal sebagai BTPN, yang modal intinya mencapai Rp44,03 triliun.
Jadi, tahun depan kita mungkin akan menyaksikan pergeseran peta di dunia perbankan nasional. Semuanya tergantung pada kinerja dan strategi para bank tersebut dalam beberapa bulan ke depan.
Artikel Terkait
Prabowo dan Menteri Bahas Percepatan Program Sampah Jadi Energi
Analis Prediksi Harga Pertalite Berpotensi Naik 10-15 Persen
KAI Daop 1 Jakarta Siapkan 200 Ribu Kursi untuk Periode Arus Balik Lebaran
Arus Balik Lebaran 2026 Belum Reda, 52 Ribu Penumpang Tiba di Stasiun Jakarta