"Karena sering berkeliaran takut membahayakan orang rumah dan merasa terganggu, langsung melapor ke Dinas Pemadam Kebakaran Sektor Leuwiliang," jelasnya lagi.
Tanpa buang waktu, tim damkar bergerak cepat menuju lokasi. Mereka datang dengan peralatan yang diperlukan untuk menangani situasi tak biasa ini. Operasi penyelamatan atau lebih tepatnya pengusiran pun dimulai.
Dan usaha itu berhasil. Dalam waktu relatif singkat, sekitar lima belas menit, situasi sudah bisa dikendalikan.
"Situasi akhir kondusif, biawak berhasil dievakuasi oleh tim. Evakuasi dilakukan selama 15 menit," pungkas Yudi Santosa menutup cerita.
Rumah itu akhirnya kembali tenang. Plafon dapur kosong lagi, sementara sang biawak dibawa ke tempat yang lebih layak, jauh dari ketel dan wajan.
Artikel Terkait
Pemerintah Pertimbangkan Relaksasi Produksi Batu Bara dan Nikel Secara Terukur
Jasad Pria yang Dilaporkan Hilang Ditemukan Terkubur di Lahan Kosong Cikeas
Arus Balik Lebaran 2026: Kedatangan Penumpang di Stasiun Jakarta Capai 52.471 Orang
OJK Prediksi Dua hingga Tiga Bank Naik Kelas ke KBMI 4 pada 2026