Rencana pemerintah untuk menghemat BBM mulai menemukan bentuknya. Salah satu langkah konkret yang akan segera dijalankan adalah menerapkan sistem kerja dari rumah atau WFH bagi para ASN. Nantinya, para pegawai negeri ini diharapkan bisa bekerja dari rumah satu hari dalam seminggu.
Kapan pastinya? Menurut rencana, pengumuman resminya akan dilakukan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, usai perayaan Idulfitri tahun ini. Jadi, kita tunggu saja tak lama lagi.
Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, sudah memastikan soal keputusan ini. Meski begitu, dia bukan orang yang akan menyampaikannya ke publik.
"Udah diputuskan, nanti diumumkan, (tapi) bukan saya yang ngumumkan⦠nanti Pak Menko,"
ujar Purbaya saat berbincang dengan wartawan di Gedung Kementerian Keuangan, Rabu lalu.
Sebenarnya, wacana ini sudah mengemuka sejak sebelumnya. Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut bahwa Presiden Prabowo Subianto telah memberi lampu hijau untuk skema WFH ini dalam sebuah rapat terbatas di Istana. Awalnya, kebijakan ini memang akan menyasar Aparatur Sipil Negara dulu. Namun, pemerintah juga membuka peluang untuk memperluasnya ke kalangan pegawai swasta dan pemerintah daerah tentu saja dengan pertimbangan dan penyesuaian lebih lanjut.
Skemanya sendiri sederhana: dari lima hari kerja dalam sepekan, satu hari di antaranya dilakukan dari rumah. Pola seperti ini, menurut perhitungan pemerintah, punya dampak yang cukup signifikan. Mereka memperkirakan konsumsi bahan bakar minyak nasional bisa turun sampai 20 persen. Angka yang tidak kecil, bukan?
Artikel Terkait
Arus Balik Lebaran 2026: Kedatangan Penumpang di Stasiun Jakarta Capai 52.471 Orang
OJK Prediksi Dua hingga Tiga Bank Naik Kelas ke KBMI 4 pada 2026
Timnas Indonesia Hadapi Saint Kitts and Nevis, Beckham Putra Siap Perjuangkan Tempat
Marshanda Dukung Proses Pencarian Jati Diri Putrinya Lepas Hijab