Perdagangan Minyak Rp8,45 Triliun dalam 60 Detik Sebelum Trump Umumkan Deeskalasi

- Kamis, 26 Maret 2026 | 08:15 WIB
Perdagangan Minyak Rp8,45 Triliun dalam 60 Detik Sebelum Trump Umumkan Deeskalasi

Hingga kini, pihak bursa seperti Intercontinental Exchange (ICE) dan CME Group memilih diam, tidak berkomentar soal gejolak ekstrem itu. Begitu pula dengan regulator seperti SEC dan CFTC, maupun Gedung Putih. Semuanya belum angkat bicara.

Meski sempat terpental, harga minyak sebenarnya masih bertahan di level tinggi. Faktanya, harga saat ini masih lebih dari 40 persen di atas level sebelum konflik Timur Tengah memanas akhir Februari lalu. Pasokan global yang terpangkas akibat konflik tetap jadi penopang utama.

Yang jelas, volatilitasnya sudah beda jauh. Rata-rata harian perdagangan Brent sebelum konflik cuma sekitar 300.000 lot. Tapi dalam empat pekan terakhir, angka itu melonjak drastis, sering menembus lebih dari 1 juta lot per hari. Pasar seperti demam.

Saat ini, Brent berkisar di USD102 per barel. Ketidakpastian masih membayangi, meski ada bisik-bisik negosiasi. Rasanya, setiap kabar dari Washington atau Teheran berikutnya bisa dengan mudah memicu drama baru dalam hitungan menit.

Editor: Melati Kusuma


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Tags