Di sisi lain, Sigit juga menekankan soal pelayanan. Masyarakat yang mudik berhak mendapat pelayanan optimal selama periode arus balik tahun 2026 ini. Uniknya, puncak kepulangan diperkirakan bakal merata. Fenomena Work From Anywhere membuat pemudik punya pilihan lebih fleksibel untuk kembali, tidak harus serentak di hari yang sama.
"Ini juga bisa menjadi pilihan bagi masyarakat untuk tidak semuanya memilih balik pada hari ini, sehingga ini juga bisa mengurai puncak arus balik yang diperkirakan terjadi hari ini," tuturnya.
Perhatian juga tertuju ke sejumlah kawasan wisata. Bali, Yogyakarta, Pangandaran, Cianjur, dan Puncak disebut-sebut mengalami lonjakan pengunjung. Situasi ini tentu butuh penanganan ekstra.
Karenanya, Kapolri meminta hal ini jadi perhatian serius petugas di lapangan. Persiapan tak boleh setengah-setengah, mulai dari skema pengaturan arus lalu lintas hingga kesiapan penyeberangan laut. Semua harus dipetakan dengan cermat untuk keamanan dan kenyamanan bersama.
Artikel Terkait
KPK Periksa Gus Yaqut Kembali untuk Percepat Penyidikan Kasus Kuota Haji
Arus Balik Lebaran 2026 Capai Rekor Tertinggi, 256 Ribu Kendaraan Padati Jalan
Na Willa Tembus 334 Ribu Penonton, Berpotensi Lanjutkan Kesuksesan Jumbo
Arus Balik Lebaran 2026: Tiket KAI Ludes 96,5%, Okupansi Lampaui 150%